Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Memulai Usaha Jasa Setrika

 


Cara Memulai Usaha Jasa Setrika Rumahan dan Estimasi Modal serta Laba per Bulan - Ingin membuka usaha rumahan namun masih terkendala dengan modal? Tak perlu khawatir, Anda bisa membuka usaha jasa yang tidak membutuhkan modal besar.

Salah satunya adalah usaha jasa setrika. Sama seperti bisnis laundry, usaha jasa setrika juga cukup laris di kawasan padat penduduk dan perkantoran. Di mana orang-orang sering kali tidak memiliki cukup waktu untuk menyetrika setumpuk pakaiannya.

Lalu bagaimana cara memulai usaha jasa setrika? Yuk cari tahu peluang, cara menjalankan bisnis hingga perhitungan modal yang dibutuhkan.

Peluang Usaha Jasa Setrika Rumahan

Prospek yang dijanjikan usaha setrika rumahan ini bisa dikatakan sangat menguntungkan. Di mana pasaran untuk bisnis ini sangat luas. Nah, berikut ini beberapa alasan mengapa usaha jasa setrika rumahan bisa dikatakan sangat menguntungkan:

  1. Persaingan yang cenderung rendah, khususnya di kawasan padat penduduk dan area pinggir perkotaan. Sementara di kawasan kampus, persaingan lebih tinggi namun dengan jumlah pengguna jasa yang lebih banyak juga.

  2. Teknik pemasaran usaha jasa setrika sangat fleksibel, yang mana Anda bisa menerapkan teknik marketing online maupun offline.

  3. Upah jasa dapat dihitung dengan jelas dan nilainya tergolong relatif besar serta cukup stabil.

  4. Termasuk jenis bisnis yang bisa dijadikan usaha sampingan ataupun usaha utama.  

  5. Cocok dan bisa dijalankan oleh siapa saja, baik ibu rumah tangga, mahasiswi, dan lain sebagainya.

Jika dilihat dari list di atas, usaha jasa setrika ini sangat potensial. Sehingga, Anda bisa langsung memulainya tanpa persiapan yang merepotkan.

Cara Menjalankan Usaha Jasa Setrika Kiloan

Sama seperti jasa laundry, biasanya usaha jasa setrika juga menggunakan perhitungan kiloan. 

Nah, berikut ini panduan cara menjalankan usaha setrika kiloan.

  1. Ketahui cara menyetrika yang benar

Hal mendasar yang wajib Anda ketahui sebelum membuka usaha jasa ini adalah mengetahui tata cara menyetrika yang benar. Seperti yang Anda ketahui, menyetrika adalah skill, sehingga harus terus dipelajari. 

Anda harus mengetahui dan mempelajari bagaimana cara menyetrika pakaian secara cepat dan rapi. Dengan begitu, customer bisa terus berlangganan pada jasa Anda.

  1. Kenali bahan pakaian

Satu kesalahan yang sering terjadi saat sedang menyetrika, yaitu tidak mengenali bahan dasar pakaian. Padahal, ada begitu banyak jenis bahan yang biasa digunakan, seperti katun, sifon, polyester dan lain sebagainya.

Karakteristik dari setiap bahan tentunya berbeda. Hal ini akan berpengaruh pada teknik menyetrika yang digunakan. Termasuk suhu setrika yang digunakan. 

Jangan sampai Anda menggunakan suhu yang terlalu tinggi pada jenis pakaian dengan bahan tipis.

  1. Cari tahu cairan pewangi dan pelicin pakaian terbaik

Ada begitu banyak merek pewangi dan pelicin pakaian yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di pasaran. Namun, tidak semua merek menawarkan kualitas terbaik.

Sehingga, Anda perlu melakukan survei untuk menemukan merek cairan pewangi dan pelicin pakaian terbaik dengan harga relatif murah.

  1. Siapkan lokasi usaha dan perlengkapan lain

Sebenarnya, untuk memulai usaha jasa setrika Anda tidak membutuhkan lokasi yang terlalu besar. Yang terpenting adalah, Anda sudah menyiapkan ruang yang nyaman untuk area setrika dan lemari atau etalase untuk display pakaian yang telah selesai disetrika.

Perlengkapan seperti meja setrika, alat setrika, keranjang, hanger dan lainnya juga harus disiapkan semaksimal mungkin.

  1. Lakukan promosi bisnis semaksimal mungkin

Berkat perkembangan teknologi yang begitu pesat, para pelaku usaha bisa lebih mudah dalam melakukan promosi bisnisnya. Ya, jika zaman dahulu promosi bisnis hanya bisa dilakukan secara offline, kini Anda juga bisa melakukan iklan melalui internet alias online.

Pemanfaatan media digital dan medsos juga akan memberikan jangkauan pasar yang lebih luas. Selain itu, promosi melalui media online cenderung lebih hemat biaya. Di mana Anda bisa melakukan iklan secara gratis melalui media sosial.

Namun, untuk mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya manfaatkan layanan ads berbayar. 

  1. Berikan promo khusus dan garansi

Untuk menarik pelanggan baru, Anda bisa bisa memberikan promo khusus. Misalnya, promo soft opening usaha jasa setrika, atau promo khusus untuk pelanggan dengan jumlah order jasa cukup banyak.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan garansi, tujuannya untuk menunjukkan jika usaha jasa Anda profesional dan bertanggung jawab penuh dengan pelayanan yang diberikan.

  1. Tetapkan harga yang kompetitif

Tarif jasa merupakan satu aspek yang perlu dipertimbangkan dengan matang. Jangan sampai Anda salah menetapkan harga. Jika Anda menetapkan harga jauh lebih tinggi dari kompetitor, kemungkinan usaha Anda akan sulit berkembang.

Namun, bukan berarti Anda bisa banting harga dan tidak mempertimbangkan aspek lain seperti modal awal dan tenaga. Jadi, pastikan harga yang Anda tetapkan lebih miring dari kompetitor, namun tetap memperhitungkan aspek lain agar tidak ada kerugian di kemudian hari.

  1. Pertahankan pelayanan terbaik

Satu lagi tips yang tidak boleh Anda lupakan, yaitu pertahankan selalu pelayanan terbaik. Mengingat usaha yang Anda jalankan merupakan bisnis jasa, maka pelayanan adalah yang utama.

Perhitungan Modal Awal dan Analisa Pendapatan Usaha Jasa Setrika

Jika Anda ingin memulai usaha jasa setrika rumahan, mungkin Anda bisa menggunakan peralatan yang sudah ada di rumah. Namun, jika Anda ingin membangun bisnis dengan skala lebih besar, maka Anda harus menyiapkan sejumlah modal.

Perkiraan Modal Awal yang Dibutuhkan

Berikut rincian perlengkapan yang Anda butuhkan untuk memulai usaha jasa setrika:

  1. Setrika uap, harga Rp. 550.000,-

  2. Rak untuk menyimpan pakaian, harga Rp. 500.000,-

  3. Meja setrika dan busa, harga Rp. 700.000,-

  4. Timbangan, harga Rp. 300.000,-

Total modal awal yang dibutuhkan adalah Rp. 2050.000. 

Biaya Operasional

Setiap bulan, ada biaya operasional yang harus Anda penuhi. Berikut perkiraannya:

  1. Listrik dan paket data Rp. 200.000,-

  2. Pewangi dan pelicin pakaian Rp. 500.000,-

  3. Transportasi Rp. 100.000

Jadi, total biaya operasional dalam satu bulan adalah Rp. 350.000,-

Jika ditotalkan, maka budget yang harus Anda siapkan di bulan pertama adalah 2.400.000,-. Sementara untuk bulan kedua dan seterusnya, Anda hanya membutuhkan biaya operasional.

Perkiraan Pendapatan per Bulan

Apabila setiap harinya Anda bisa menyetrika 10 kg pakaian dengan upah per kg Rp. 10.000,-, maka penghasilan yang akan didapatkan adalah:

10 x Rp. 10.000,- = Rp. 100.000,-

Dalam sebulan, Anda bekerja selama 25 hari, maka omset perbulan mencapai:

25 x Rp. 100.000,- = Rp. 2.500.000,-

Laba bersih per bulan:

Rp. 2.500.000,- - Rp. 300.000,- = Rp. 2.200.000,-

Laba tersebut bisa berkali-kali lipat jika sudah lebih banyak orang yang mengenal usaha jasa setrika Anda.

Estimasi Balik Modal

Dengan laba bersih Rp. 2.200.000,- maka Anda sudah bisa balik modal di bulan pertama. Untuk bulan selanjutnya, laba tersebut sudah 100% keuntungan. Namun untuk antisipasi, pastikan Anda menyisihkan sebagian pendapatan untuk persiapan pembelian peralatan baru.

Bagaimana, cukup menjanjikan, bukan? Selain prospek yang begitu besar, cara memulai usaha jasa setrika juga mudah dan bisa dijalankan siapa saja.


Post a Comment for "Cara Memulai Usaha Jasa Setrika"